Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

INFO Mekanisme Operasional Baku Pos Asesmen Nasional An 2022

INFO Mekanisme Operasional Baku Pos Asesmen Nasional An 2022

Prosedur Operasional Standar POS Asesmen Nasional AN 2022

PENDIDIK.ID  Kali ini kita akan membahas  POS  atau Penyelenggaraan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2022 diterbitkan melalui Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Nasional, Kemendikbudristek Nomor 013/H/PG.00/2022.

Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Asesmen Nasional Tahun 2022 diterbitkan buat melaksanakan ketentuan Pasal 12 Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 17 Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional.Ketentuan Umum

Berikut ini adalah ketentuan generik dalam POS Penyelenggaraan Asesmen Nasional Tahun 2022

Prosedur Operasi Standar Asesmen Nasional yang selanjutnya disebut POS AN adalah ketentuan yg mengatur penyelenggaraan dan teknis aplikasi Asesmen Nasional.Asesmen Nasional yang selanjutnya disingkat AN merupakan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah buat pemetaan mutu sistem pendidikan dalam taraf satuan pendidikan dasar dan menengah dengan memakai instrumen asesmen kompetensi minimum, survei karakter, & survei lingkungan belajar.

Asesmen Kompetensi Minimum yg selanjutnya disingkat AKM merupakan pengukuran kompetensi siswa dalam Literasi Membaca dan Literasi Matematika (Numerasi).

Literasi Membaca merupakan kemampuan buat memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks buat menuntaskan perkara dan membuatkan kapasitas individu sebagai wargaIndonesia dan masyarakat global supaya bisa berkontribusi secara produktif di rakyat.

Numerasi adalah kepandaian menggunakan konsep, prosedur, kabar, dan indera matematika buat merampungkan kasus sehari-hari pada banyak sekali jenis konteks yg relevan buat individu menjadi rakyat negara Indonesia dan global.

Survei Karakter merupakan pengukuran terhadap sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) berdasarkan enam aspek Profil Pelajar Pancasila.Survei Lingkungan Belajar merupakan pengukuran kualitas pembelajaran & iklim sekolah yg menunjang pembelajaran pada satuan pendidikan.

Asesmen Nasional Berbasis Komputer yg selanjutnya disingkat ANBK merupakan asesmen yg menggunakan personal komputersecara daring & semidaring sebagai media buat menampilkan dan menjawab soal.

Pelaksana Asesmen Nasional adalah forum yang bertugas & bertanggung jawab melaksanakan kebijakan teknis Asesmen Nasional pada taraf sentra, provinsi, kabupaten/kota, satuan pendidikan, & sekolah Indonesia di luar negeri.

Tim Teknis ANBK merupakan petugas di provinsi & kabupaten/kota yg diberi wewenang menjadi petugas teknis pada melakukan verifikasi dan pendampingan satuan pendidikan sebaga i pelaksana Asesmen Nasional.Proktor adalah petugas yg diberi kewenangan buat menangani aspek teknis pelaksanaan aplikasi Asesmen Nasional di ruang asesmen.

Teknisi merupakan petugas pengelola sarana personal komputer& jaringan pada satuan pendidikan.Pengawas adalah pendidik/tenaga kependidikan yang diberi kewenangan buat mengawasi & menjamin kelancaran pelaksanaan Asesmen Nasional di ruang asesmen pada satuan pendidikan.Bahan Asesmen Nasional merupakan instrumen berupa seperangkat buah-butir soal yang dipakai untuk asesmen nasional pada bentuk digital yg wajibdijaga keamanannya, kerahasiaannya & ketepatan waktunya buat digunakan waktu asesmen.Ruang Lingkup POS AN

Ruang lingkup POS AN Tahun 2022 meliputi:

  1. kepesertaan asesmen nasional;
  2. penyiapan instrumen asesmen nasional;
  3. aplikasi dan penyiapan teknis;
  4. pengolahan & pelaporan output asesmen nasional;
  5. porto aplikasi asesmen nasional;
  6. mekanisme penanganan kasus & tindak lanjut;

Hambatan dalam aplikasi AN.Lingkup Satuan Pendidikan Peserta Asesmen NasionalAN diikuti oleh Satuan Pendidikan, Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) serta Program Pendidikan Kesetaraan di luar negeri yg terdaftar pada Dapodik atau EMIS & mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yg valid.Satuan Pendidikan yg melaksanakan Asesmen Nasional dalam tahun 2022 mencakup semua Satuan Pendidikan dalam wilayah yg diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dari penetapan pemerintah, dalam periode waktu gladi bersih dan pelaksanaan AN sesuai menggunakan jadwal aplikasi AN.Lingkup Peserta Asesmen Nasional pada Satuan Pendidikan

1. Peserta Asesmen Nasional berdasarkan setiap satuan pendidikan terdiri atas:

c. Peserta didik yang terpilih sebagai sampel dalam satuan pendidikan; &

d. Peserta didik pada SILN yang terpilih sebagai sampel hanya dalam sekolah induk.


2. Peserta didik mengikuti AKM, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.


3. . Seluruh Pendidik & Kepala satuan pendidikan mengikuti Survei Lingkungan Belajar termasuk pada satuan pendidikan yg peserta didiknya tidak mengikuti AN.

4. Pendidik yg mengajar pada satu atau lebih menurut satu satuan Pendidikan, dengan mempunyai NPSN tidak sinkron, mengisi Survei Lingkungan Belajar buat setiap satuan pendidikan tempat yang bersangkutan mengajar.

5. Kepala satuan pendidikan yg menjabat dalam satu atau lebih menurut satu satuan pendidikan, menggunakan memiliki NPSN tidak sama, mengisi Survei Lingkungan Belajar buat setiap satuan pendidikan loka yang bersangkutan bertugas.Persyaratan Peserta Didik

1. Peserta didik yg terdaftar dalam pangkalan Dapodik atau EMIS yang memiliki Nomor Induk Sekolah Nasional (NISN) valid.

2. Peserta didik masih aktif belajar dalam satuan pendidikan:

a. jenjang Sekolah Dasar/MI/Paket A/PKPPS Ula & yg sederajat kelas 5 pada saat aplikasi AN;

b. jenjang Sekolah Menengah pertama/MTs/Paket B/PKPPS Wustha dan yang sederajat kelas 8 pada saat pelaksanaan AN; atau

c. jenjang SMA/MA/Sekolah Menengah Kejuruan/MAK/Paket C/PKPPS Ulya dan yg sederajat kelas 11 dalam waktu aplikasi AN.


3. Peserta didik AN pada SLB adalah peserta didik tunarungu & tunadaksa yang tidak memiliki ketunaan tambahan dan hambatan bahasa/membaca dan bisa mengerjakan AN secara mandiri.

4. Peserta didik AN pada sekolah inklusi merupakan peserta didik tunarungu & tunadaksa yg nir mempunyai ketunaan tambahan dan kendala bahasa/membaca dan dapat mengerjakan AN secara mandiri

5. Peserta didik yang memiliki hambatan bahasa/membaca pada satuan pendidikan umum atau satuan pendidikan luar biasa nir mengikuti AN.

6. Peserta didik dalam jenjang Sekolah Dasar/MI/Paket A/PKPPS Ula sederajat yg memiliki laporan evaluasi output belajar mulai semester ganjilkelas 1 sampai menggunakan semester genap kelas 4.

7. Peserta didik dalam jenjang Sekolah Menengah pertama/MTs/Paket B/PKPPS Wustha sederajat yang mempunyai laporan penilaian output belajar semester gasal & genap kelas 7.

8. Peserta didik dalam jenjang SMA/MA/Sekolah Menengah Kejuruan/MAK/Paket C/PKPPS Ulya sederajat yg memiliki laporan penilaian hasil belajar semester ganjil & genap kelas 10.


Persyaratan Pendidik

1. Pendidik yang berstatus sebagai aparatur sipil negara dan nonaparatur sipil negara.

2. Terdaftar dalam sistem Dapodik atau EMIS.

3. Aktif mengajar dalam satuan pendidikan.

4. Pendidik yang mengajar pada lebih menurut satu satuan pendidikan mengikuti AN di setiap satuan pendidikan loka yg bersangkutan mengajar.


Pendidik pada Satuan Pendidikan yang peserta didiknya nir mengikuti AN tetap mengikuti AN.Persyaratan Kepala Satuan Pendidikan

1. Pendidik yg berstatus sebagai aparatur sipil negara dan non aparatur sipil negara.

2. Terdaftar pada sistem Dapodik atau EMIS.


Aktif mengajar pada satuan pendidikan.Persyaratan Kepala Satuan Pendidikan

1. Kepala Satuan Pendidikan yang berstatus sebagai aparatur sipil negara dan nonaparatur sipil negara.

2. Terdaftar dalam sistem Dapodik atau EMIS.

3. Aktif menjabat sebagai ketua satuan pendidikan pada satuan pendidikan.Pemilihan Peserta Didik

Peserta didik yg mengikuti AN adalah siswa yg terpilih secara acak (secara acak) pada setiap satuan pendidikan dengan metode yg ditetapkan sang Kementerian.

Jumlah peserta didik yg dipilih untuk mengikuti AN pada setiap satuan pendidikan ditentukan menjadi berikut

  • a. Jenjang Sekolah Dasar/MI & yg sederajat maksimal30 orang & cadangan lima orang.
  • b. Jenjang SMP/MTs & yg sederajat aporisma 45 orang & cadangan 5 orang.
  • c. Jenjang Sekolah Menengah Atas/MA/SMK/MAK & yg sederajat aporisma 45 orang dan cadangan lima orang.
  • d. Jenjang SDLB maksimal30 orang dan cadangan lima orang.
  • e. Jenjang SMPLB aporisma 45 orang & cadangan 5 orang.
  • f. Jenjang SMALB maksimal45 orang dan cadangan 5 orang.
  • g. Jenjang Paket A/Ula maksimal30 orang dan cadangan 5 orang.
  • h. Jenjang Paket B/Wustha maksimal45 orang & cadangan 5 orang.
  • i. Jenjang Paket C/Ulya aporisma 45 orang dan cadangan lima orang.

Posting Komentar untuk "INFO Mekanisme Operasional Baku Pos Asesmen Nasional An 2022"